Memperingati hari gizi dan makanan yang jatuh tanggal 25 Januari 2012 kemarin, dalam rangkaian Tango Peduli Gizi, Tango Wafer kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap gizi anak Indonesia. Rangkaian kegiatan tersebut adalah program perdana Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di desa Rabak, Bogor; Diskusi bersama pakar gizi kesehatan masyarakat UI, dr. Saptawati Bardosono, M.Sc; serta konsultasi gizi bersama @drIdaGunawan, ahli gizi klinis secara online bersama @mommiesdaily dan @wafer_tango. Konsultasi yang telah lalu ternyata menarik minat banyak Ibu. Dan berikut kami hadirkan rangkumannya, agar para Ibu Indonesia memiliki pengetahuan yang lebih banyak lagi mengenai gizi anak. (more…)
Fokus pada pemberdayaan ekonomi, perbaikan sanitasi dan pendampingan guna bantu pertahankan status gizianak
JAKARTA, 22 Juli, 2011 – Sebagai wujud kepedulian dalam memperbaiki kondisi gizi anak Indonesia dan menciptakan masa depan yang lebih baik, Wafer Tango bekerjasama dengan Yayasan Obor Berkat Indonesia (OBI) kembali meluncurkan program Tango Peduli Gizi (TPG) Anak Indonesia 2011. Acara peluncuran ini diadakan berdekatan dengan peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2011. (more…)
Brian, salah satu anak yang dulu dirawat di Balai Pemulihan Gizi Tango dan kini sudah sembuh.
“Balai Pemulihan Gizi Tango terbuka bagi anak Nias yang menderita gizi buruk. Di bawah perawatan dokter anak berpengalaman, anak- anak akan dirawat dan diobati secara intensif dan semua biaya ditanggung oleh Tango. Namun ada satu syarat yang diajukan yaitu harus didampingi ibu atau seorang kerabat,” begitulah penjelasan yang selalu kami berikan mengenai prasyarat agar seorang anak dapat mendapatkan perawatan di Balai Pemulihan Gizi Tango. Syarat yang sederhana. Dan syarat itu pun dibuat agar kelak si pendamping dapat meneruskan cara merawat anak dengan baik. (more…)
Terima kasih atas partisipasi teman- teman semua pada program “SAHABAT TANGO SPREAD MIRACLES”. Tango sangat mengapresiasi semangat teman- teman dalam mewujudkan kebiasaan berbagi. Setelah melalui tahapan penilaian, dengan bangga Tango mengumumkan nama- nama project yang paling inspiratif dan aplikatif.
1. “5 for Everyone” (oleh: Lilis Suryani)
“5 for Everyone” adalah judul buku yang berkisah tentang anak jalanan yang dirangkum dan dicetak dalam sebuah buku kecil berupa seperti diary anak anak (pocket book). Buku itu akan dihias oleh sang anak, Karina. Buku ini akan terbit tiap bulan pada minggu ke 2 dan dijual ke gereja maupun berbagai toko rohani. Bagi para pembaca yang ingin menyumbang untuk 5 anak jalanan tersebut, dibuku tersebut telah dicantumkan no telp Lilis dan Karina sebagai posko sumbangan. (more…)
Mungkin Anda masih ingat dengan lagu Cita-Citaku dari Kak Ria Enes dan boneka kecilnya yang bernama Susan. Lagu yang populer di tahun 90-an itu menceritakan tentang Susan yang punya cita-cita ingin menjadi dokter, insinyur bahkan presiden.
Semua anak berhak untuk menggantungkan cita-citanya setinggi langit. Cita-citalah yang menggerakkan anak-anak untuk semangat bersekolah dan belajar dengan giat. Begitu juga dengan anak-anak di pedalaman NTT. Walau keadaan mereka tidak seberuntung anak-anak di kota yang fasilitas pendidikannya lengkap, mereka tetap memiliki cita-cita dan semangat untuk meraihnya. Berikut adalah cerita mereka.