<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>TangoPeduliGizi.Com &#187; PMT</title>
	<atom:link href="http://tangopeduligizi.com/tag/pmt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tangopeduligizi.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2012 04:41:17 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>RANGKUMAN PERTANYAAN IBU INDONESIA MELALUI @MOMMIESDAILY DAN @WAFER_TANGO</title>
		<link>http://tangopeduligizi.com/2012/02/rangkuman-pertanyaan-ibu-indonesia-melalui-mommiesdaily-dan-wafer_tango/</link>
		<comments>http://tangopeduligizi.com/2012/02/rangkuman-pertanyaan-ibu-indonesia-melalui-mommiesdaily-dan-wafer_tango/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2012 04:19:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ary.dikiti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fact Sheet]]></category>
		<category><![CDATA[Media Room]]></category>
		<category><![CDATA[Program & Journey]]></category>
		<category><![CDATA[Program Info]]></category>
		<category><![CDATA[bogor]]></category>
		<category><![CDATA[desa rabak]]></category>
		<category><![CDATA[OT]]></category>
		<category><![CDATA[OT Group]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberian Makanan Tambahan]]></category>
		<category><![CDATA[PMT]]></category>
		<category><![CDATA[rabak]]></category>
		<category><![CDATA[tango]]></category>
		<category><![CDATA[Tango Peduli Gizi]]></category>
		<category><![CDATA[Tango Peduli Gizi Anak Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tangopeduligizi.com/?p=1329</guid>
		<description><![CDATA[ 

Memperingati hari gizi dan makanan yang jatuh tanggal 25 Januari 2012 kemarin, dalam rangkaian Tango Peduli Gizi, Tango Wafer kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap gizi anak Indonesia. Rangkaian kegiatan tersebut adalah program perdana Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di desa Rabak, Bogor; Diskusi bersama pakar gizi kesehatan masyarakat UI, dr. Saptawati Bardosono, M.Sc; serta konsultasi gizi bersama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<p><a rel="attachment wp-att-1332" href="http://tangopeduligizi.com/2012/02/rangkuman-pertanyaan-ibu-indonesia-melalui-mommiesdaily-dan-wafer_tango/200298044-001-2/"><img class="aligncenter size-full wp-image-1332" title="200298044-001" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/MomBaby3.jpg" alt="" width="280" height="280" /></a></p>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Memperingati hari gizi dan makanan yang jatuh tanggal 25 Januari 2012 kemarin, dalam rangkaian Tango Peduli Gizi, Tango Wafer kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap gizi anak Indonesia. Rangkaian kegiatan tersebut adalah program perdana Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di desa Rabak, Bogor; Diskusi bersama pakar gizi kesehatan masyarakat UI, dr. Saptawati Bardosono, M.Sc; serta konsultasi gizi bersama @drIdaGunawan, ahli gizi klinis secara online bersama @mommiesdaily dan @wafer_tango. Konsultasi yang telah lalu ternyata menarik minat banyak Ibu. Dan berikut kami hadirkan rangkumannya, agar para Ibu Indonesia memiliki pengetahuan yang lebih banyak lagi mengenai gizi anak.<span id="more-1329"></span></span></span></p>
<h3><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Umur 1 tahun baru tumbuh 2 gigi, apa ada gizi yang kurang? Apakah sudah perlu diberi kalsium? – @pittipitti</span></span></h3>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Status gizi anak tidak semata-mata ditentukan dari jumlah gigi saja, masih banyak indikator lain yang dipakai untuk menentukan apakah seorang anak kurang gizi atau tidak seperti berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, dll. Jika asupan kalsium anak dari bahan makanan sudah mencukupi, maka tambahan kalsium dari luar sudah tidak diperlukan lagi. Sumber kalsium banyak pada susu, telur, ikan teri, sayur brokoli, dan lain lain.</span></span></p>
<h3><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Anak saya usia 1,5 tahun berat badannya 10 kg apa termasuk kurang gizi?- @dee_ahlestari</span></span></h3>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Untuk menentukan kurang gizi pada anak juga diperlukan informasi jenis kelamin anak. Untuk anak perempuan +/- 11,5 kg.</span></span></p>
<h3><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Anakku usia 16 bulan. Dalam sekali 1porsi makan: 1buah kentang, ±20gr daging, ½bonggol brokoli ukuran kecil,1 buah wortel ukuran kecil,1 butir telur. Sudah cukup gizi belum?- @threeanakurnia</span></span></h3>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Kebutuhan sekitar1100-1200 kalori dapat diberikan makan utama 3x dengan snack 3-4x sehari. Porsi masih kurang kecuali jika susu banyak yang diberikan dan diminum.</span></span></p>
<h3><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Bayi saya umurnya 10 bulan BB 9,4 kg, apakah BB-nya normal? Trus makannya udah susah, tolong solusinya dong?- @novitadps</span></span></h3>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Bayi lelaki 10 bulan, BB ideal sekitar 9,8 kg. BB sekarang masih kurang sedikit. Solusiya bisa diberikan makanan dengan jumlah yang lebih banyak atau jika si bayi tidak bisa makan dalam porsi yang lebih besar, dapat dicoba dengan penambahan frekuensi makan. Jadi makan diberikan lebih sering, misalnya tiap 2-3 jam sekali diberi makan bisa berupa camilan atau susu.</span></span></p>
<h3><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Anak saya 5,5 tahun doyan makan banget, tapi berat badannya cuma 20 kg ga naik-naik. Kurang gizikah?- @Ranamaiza</span></span></h3>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Anak lelaki 5,5 tahun BB ideal sekitar 20 kg, jika anak ibu berjenis kelamin laki-laki maka beratnya sudah bagus. Jika makannya banyak dan berat tidak naik, bisa jadi karena aktivitas anak tersebut juga banyak. Artinya anaknya cukup aktif sehingga energi yang didapat dari makanan akan terpakai untuk menunjang aktivitas anak.</span></span></p>
<h3><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Anak umur 2,5 tahun boleh makan telur setengah matangkah? – @amel_oh_amel</span></span></h3>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Telur sebaiknya dimakan dalam keadaan matang terutama untuk putih telur. Kalau kuning telur boleh setengah matang. Mengapa? Karena putih telur yang 1/2 matang mengandung zat avidin yang akan merusak metabolisme vitamin B. Vitamin B ini sangat dibutuhkan untuk metabolisme energi yang digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.</span></span></p>
<h3><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Anak saya lahir BBLR 2 kg, sampai sekarang BB di bawah percentile 3, apa termasuk kurang gizi?- @u_hime</span></span></h3>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Kalau BB masih dibawah percentile 3, berarti bisa dikatakan gizi kurang. Namun ibu jangan putus asa, berikan makanan yang mengandung gizi lengkap dan seimbang sesuai umur si anak dengan pembagian makan porsi kecil dan sering. Makanannya mulai dari sumber karbohidrat, protein, vitamin, mineral, serat dan susu serta camilan dapat ibu tambahkan. Bahan makanan sumber karbohidrat seperti nasi, kentang, bihun, mie, roti, dll. Sumber protein: ikan, daging, telur, tahu, tempe, dll. Sumber vitamin dan mineral dari sayur dan buah, susu sebagai pelengkap.</span></span></p>
<h3><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Apa </span></span><em><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">immaturity</span></span></em><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;"> usus &amp; malabsorpsi nutrisi bisa menurun? Gimana memenuhi gizi pada orang dengan pencernaan seperti itu?- @indahngapung</span></span></h3>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Betul ibu, jika usus mengalami </span></span><em><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">immaturity</span></span></em><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;"> dan malabsorpsi tentu absorpsi zat gizi akan menurun. Mengapa ? Karena enzim dan daya serap dari sel-sel usus juga akan berkurang. Cara memenuhi kecukupan zat gizi pada orang dengan kondisi ini bisa dengan makanan yang mengandung unsur yang sudah siap diserap. Contoh untuk sumber karbohidrat dapat diberikan dalam bentuk glukosa. Untuk sumber protein dalam bentuk asam amino. Sumber lemak dalam bentuk asam lemak rantai pendek misalnya, minyak kelapa. Vitamin dan mineral bisa dari bahan makanan alami. Cara penyajian makanan juga harus diperhatikan, sebaiknya dalam bentuk yang halus sehingga lebih mudah dicerna. Pemberian makan juga jangan sekaligus dalam porsi besar, namun porsi sering dan kecil.</span></span></p>
<h3><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Kalau anak 2 th 9 bln berat 24 kg, tinggi 95 cm apa termasuk obesitas?- @cumi2hikaru</span></span></h3>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Anak laki 2 th 9 bln, BB terbaik sekitar 15 kg. BB 24 kg sudah bisa dikatakan obesitas, Bu. Untuk anak obesitas yang dalam masa pertumbuhan tidak diet ketat seperti orang dewasa, namun dilakukan pengaturan makan. Ini supaya kebutuhannya sesuai dengan yang dibutuhkan oleh anak tersebut. Jangan lupa perbanyak aktivitas fisiknya, misalnya anjurkan banyak kegiatan </span></span><em><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">outdoor</span></span></em><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">.</span></span></p>
<h3><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Anak 2,5 tahun suka minum teh manis, 1 gelas per hari. Perlu dikasih tambahan suplemen zat besi?- @amel_oh_amel</span></span></h3>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Teh manis hanya mengandung glukosa (sejenis karbohidrat simplex yang biasanya untuk mendapatkan sumber energi dalam waktu cepat). Balita membutuhkan banyak zat gizi lain yang jauh lebih penting untuk pertumbuhannya. Teh manis diganti dengan susu/jus buah segar yang ibu buat sendiri, ini memberikan manfaat yang jauh lebih baik buat anak. Kebutuhan zat besi sebenarnya dapat terpenuhi dengan baik jika anak diberikan cukup bahan makanan sumber zat besi. Jika asupan dari bahan makanan alami sudah mencukupi maka suplemen/tambahan dari luar sudah tidak diperlukan lagi.</span></span></p>
<h3><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Bayi saya umur 13 bulan tapi giginya belum numbuh-numbuh juga, gimana ya solusinya? – @Widiebengal</span></span></h3>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Gigi pertama biasanya di usia 6 bulan, jika sampai 13 bulan belum tumbuh, tidak ada salahnya ibu periksa ke dokter gigi. Tapi kebutuhan nutrisinya tetap harus dipenuhi. Seperti protein, vitamin, mineral untuk gigi: kalsium, fosfor, magnesium, dll.</span></span></p>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Bisa juga dengan memberikan makanan yang agak keras agar dapat digunakan untuk merangsang pertumbuhan gigi. Misal snack agar bisa digigit-gigit sehingga memberikan rangsangan terhadap gusi dan tentunya akan merangsang pertumbuhan gigi</span></span></p>
<h3><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Dalam sehari, berapa ml kebutuhan UHT anak usia 18 bulan?- @deetalia</span></span></h3>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Usia 18 bulan membutuhkan kalori sekitar 1180 kalori. Pemberian susu tergantung dari berapa kandungan kalori dalam tiap sajinya. Sebaiknya anak sudah diberikan makanan padat sehingga penggunaan susu sudah tidak merupakan menu utama seperti saat bayi. Tujuannya supaya anak mengenal berbagai macam makanan dan mendapat gizi yang bervariasi yang sangat diperlukan untuk pertumbuhannya. Susu bisa diberikan 3 x sehari sebagai selingan beserta snack. Jumlah susu bisa diberikan antara 200-250 ml per kali minum.</span></span></p>
<h3><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Anak saya suka sekali telur. Tiap hari harus ada telur dalam menunya, meski ada lauk lain juga. </span></span><em><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Is it ok?</span></span></em><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">- @irrasistible</span></span></h3>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang memiliki jenis asam amino yang cukup lengkap. Tapi kuning telur kaya kolesterol. Karena itu jika si kecil mau mengonsumsi telur sebaiknya tidak lebih dari 1 butir/hari. Jika mau lebih sebaiknya tanpa kuning telur, cukup putihnya saja. Si kecil tetap harus dikenalkan dengan lauk lauk lainnya</span></span></p>
<h3><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Bayi saya, 6 bulan BB 6,78 kg normalkah? Makan banyak, hanya pupnya sering sekali. Hampir 4x dalam sehari. Solusinya gimana ya?-  @adeliasofiana</span></span></h3>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Bayi perempuan 6 bulan BB yang baik sekitar 7.2 kg. Dengan BB sekarang masih kurang sedikit. Apakah ibu sudah memberikan ASI eksklusif ? ASI eksklusif akan mengurangi keluhan seperti pup yang terlalu sering. Solusi yang bisa ibu lakukan: tetap memberikan ASI (walaupun sdh 6 bln lebih). Untuk buah dapat dipilihkan buah pisang ataupun buah apel yang manis untuk mengurangi keluhan pup yang sering. Tetap diusahakan untuk menggunakan ASI, ya, Bu.</span></span></p>
<h3><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Bayi 1 bulan BB lahir 3,3 kg, BB skrg 5 kg. Seminggu setelah lahir diseling sufor karena ASI sedikit. Sekarang sudah full ASI, kegemukan atau tidak?- @mylmind</span></span></h3>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Bayi perempuan 1 bulan BB yang baik sekitar 4,2 kg sedangkan untuk bayi laki sekitar 4.5 kg. Jika saat ini ibu sudah </span></span><em><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">full </span></span></em><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">memberikan ASI maka sangat baik, dan ibu jangan khawatir kegemukan. Sangat jarang bayi ASI akan mengalami obesitas. Karena komposisi ASI sangat cocok dengan kebutuhan bayi manusia. ASI dalam segala komposisinya tidak akan memberikan asupan lemak ataupun karbohidrat yang berlebihan.</span></span></p>
<h3><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Efek kekurangan yodium pada saat hamil apa ya?- @ianmatrey</span></span></h3>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Kekurangan yodium saat hamil bisa menyebabkan kretinism dimana anak akan mempunyai bentuk tubuh yang pendek dan bisa memiliki kecerdasan yang agak kurang dibanding dengan anak normal. Biasanya hal ini dijumpai di daerah pegunungan di mana sumber hasil laut sulit diperoleh. Tapi saat ini sudah tidak jadi kendala karena pemerintah sudah melakukan fortifikasi yodium dalam garam dapur.Yang harus diperhatikan, sebaiknya garam beryodium ditambahkan setelah makanan tidak terlalu panas atau tidak di atas jerangan api, Dalam kondisi panas yodium akan hilang. Yodium juga bisa diperoleh dari makanan laut seperti ikan, udang, dll.</span></span></p>
<h3><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Sayuran atau buah dimakan utuh atau ‘disembunyikan’ misalnya diblender dengan bahan lain, apakah kualitas gizinya tetap sama?- @nikenabdillah</span></span></h3>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Untuk mendapat manfaat buah yang maksimal dengan cara dimakan utuh dan tidak dibiarkan terlalu lama di udara terbuka. Jika dibiarkan terlalu lama di udara terbuka maka vitamin C yang terkandung akan teroksidasi oleh oksigen luar dan menyebabkan vitamin C yang dikandung dalam buah jumlahnya menurun. Hal ini tampak pada apel dan pisang yang didiamkan terlalu lama di luar akan menjadi hitam. Dengan blender artinya buah akan dihancurkan dengan mesin dan tentunya akan berkontak dengan udara luar cukup lama akibatnya kandungan vitamin C akan berkurang. Oleh karena itu terbaik konsumsi buah dalam kondisi utuh</span></span></p>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;"><strong>Bagaimanakah asupan gizi yang baik agar stamina tubuh tidak menurun?- FB: Kholidi DaengMamasse BoncuucomunityArartih</strong></span></span></p>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Agar stamina selalu prima : lakukan gaya hidup sehat dengan konsumsi makanan yg mengandung gizi lengkap dan seimbang, terutama perbanyak antioksidan seperti vitamin A (banyak pada hati, minyak ikan, wortel, tomat, pepaya, jambu guava, ubi, dll) vit B (serealn padi, biji-bijian,kacang hijau dan semua kacang kacangan), vit C (sayuran dan buah dg segala warna), vit E (minyak zaitun, alpukat, biji-bijian dan kacang-kacangan), mineral Zn (seafood), Mn (seafood, daging), probiotik (yoghurt, kimchi, dll). Juga istirahat yg cukup dan tdk merokok, tdk konsumsi alkohol juga hindari stres. Dan jangan lupa olahraga atau lakukan aktivitas fisik secara teratur tiap hari selama minimal 30 menit.</span></span></p>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;"><strong>Saat menstruasi, saya pasti sakit. Apakah ini berarti saya kurang gizi?-FB: Bullang Secjjolli</strong></span></span></p>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Sakit saat mens tidak ada hubungannya dengan kurang gizi. Kurang gizi dikaitkan dengan berat badan kurang dan didukung dengan hasil laboratorium yang rendah seperti kolesterol total, albumin, limfosit, dll. Sakit saat mens lebih karena turunnya stamina tubuh karena pengeluaran darah dan cairan dalam jumlah yang cukup banyak dari tubuh tanpa didukung dg diet dan istirahat yang cukup. Oleh karena itu biasakan jalankan gaya hidup sehat sehari hari sehingga stamina tubuh tetap terjaga, seperti makan dengan gizi lengkap dan seimbang terutama protein (hati, daging, ikan, telur, tahu, tempe, kacang-kacangan, dll), buah dan sayur, minum dalam jumlah cukup, istirahat juga harus cukup dan usahakan untuk tidak stres. Jika keadaan ini masih terus berlangsung, tidak ada salahnya lakukan pemeriksaan kesehatan pada dokter terdekat di tempat anda.</span></span></p>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;"><strong>Apakah makanan yang gizinya cukup untuk memenuhi gizi perhari dan yang terjangkau untuk semua orang?-FB:Akur Davinci </strong></span></span></p>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Makan dengan gizi lengkap dan seimbang. Lengkap artinya setiap makanan yang dimakan sebaiknya mengandung cukup karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, serat dan air. Sedangkan seimbang artinya makan jangan berlebihan namun harus sesuai dengan kebutuhan tubuh. Gizi yang lengkap dan seimbang bukan berarti harus mahal, kita dapat memilih bahan makanan dengan harga terjangkau, seperti :</span></span></p>
<ul>
<li><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">karbohidrat banyak pada : nasi, roti, kentang, mie, bihun, kwetiau, tepung beras, ubi, singkong, talas, dll</span></span></li>
<li><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">protein hewani : daging, ikan, telur, daging ayam, seafood, dll</span></span></li>
<li><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">protein nabati : tahu, tempe, kacang-kacangan, biji-bijian, dll</span></span></li>
<li><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">lemak : minyak kelapa, minyak olive, dll</span></span></li>
<li><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">vitamin dan mineral :  pada sayur dan buah serta susu</span></span></li>
<li><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">serat : sayur dan buah</span></span></li>
<li><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">air : dianjurkan sebanyak 8 gelas/hari atau 2 liter/hari</span></span></li>
</ul>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Contoh menu yang dapat dipilih :</span></span></p>
<ul>
<li><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">sarapan pagi : nasi + telur + sayur bening</span></span></li>
<li><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">snack pagi : buah pepaya/ pisang/ melon/ semangka, dll</span></span></li>
<li><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">makan siang : nasi + ikan kembung + tahu/ tempe + sayur</span></span></li>
<li><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">snack sore : bubur kacang hijau/ buah + agar-agar</span></span></li>
<li><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">makan malam = makan siang</span></span></li>
<li><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">snack malam : buah</span></span></li>
</ul>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;"><strong>Jika anak-anak banyak mengonsumsi makanan yang bersifat adiktif, mereka akan hiperaktif. Benarkah?@adyanmuhammad</strong></span></span></p>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Hiperaktif terjadi karena banyak faktor seperti kelainan pada gen, permeabilitas usus, dll. Namun pemicu timbulnya hiperaktif sering terjadi karena makanan seperti konsumsi terlalu banyak makanan yg mengandung gluten (terigu, tepung gandum, dll), zat yang ditambahkan secara berlebihan pada makanan seperti zat pengawet, zat pewarna, zat penguat rasa, dll.</span></span></p>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Gimana rangkumannya?? Semoga membantu dan bisa menambah pengetahuan kita ya..</span></span></p>
<p><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">Artikel terkait:</span></span></p>
<p><span style="color: #000080;"><span style="text-decoration: underline;"><a href="http://www.facebook.com/notes/tango-wafer-renyah/tanya-jawab-tango-peduli-gizi-bersama-dr-ida-gunawan/10150641135815625"><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">http://mommiesdaily.com/2012/01/26/rangkuman-konsultasi-gizi/</span></span></a></span></span></p>
<p><span style="color: #000080;"><span style="text-decoration: underline;"><a href="http://www.facebook.com/notes/tango-wafer-renyah/tanya-jawab-tango-peduli-gizi-bersama-dr-ida-gunawan/10150641135815625"><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: small;">http://www.facebook.com/notes/tango-wafer-renyah/tanya-jawab-tango-peduli-gizi-bersama-dr-ida-gunawan/10150641135815625</span></span></a></span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tangopeduligizi.com/2012/02/rangkuman-pertanyaan-ibu-indonesia-melalui-mommiesdaily-dan-wafer_tango/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dua Anak Saya Terbebas dari Gizi Buruk</title>
		<link>http://tangopeduligizi.com/2011/06/dua-anak-saya-terbebas-dari-gizi-buruk/</link>
		<comments>http://tangopeduligizi.com/2011/06/dua-anak-saya-terbebas-dari-gizi-buruk/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Jun 2011 03:53:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>annamaria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Program & Journey]]></category>
		<category><![CDATA[Program Info]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Koko]]></category>
		<category><![CDATA[desa Koko NTT]]></category>
		<category><![CDATA[desa sisarahili]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[PMT]]></category>
		<category><![CDATA[sisarahili]]></category>
		<category><![CDATA[tango]]></category>
		<category><![CDATA[Tango Peduli Gizi]]></category>
		<category><![CDATA[Wafer Tango]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tangopeduligizi.com/?p=1150</guid>
		<description><![CDATA[“Kami senang dengan hadirnya TANGO di desa Sisarahili. Kami adalah desa yang sangat  beruntung bisa mendapat bantuan PMT, dan dua anak saya (Ifoeraera Harefa, 3 tahun dan Arma Jaya  Harefa, 2 bulan) ikut dalam program ini. Saya sangat merasakan perubahan yang terjadi pada anak-anak saya sejak ikut program PMT. Mereka selalu ceria dan bisa belajar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-1156" href="http://tangopeduligizi.com/2011/06/dua-anak-saya-terbebas-dari-gizi-buruk/harefa_300px/"><img class="alignleft size-full wp-image-1156" title="Harefa" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/Harefa_300px.jpg" alt="" width="283" height="175" /></a><em>“Kami senang dengan hadirnya <strong>TANGO</strong> di desa Sisarahili. Kami adalah desa yang sangat  beruntung bisa mendapat bantuan PMT, dan dua anak saya <strong>(Ifoeraera Harefa, 3 tahun dan Arma Jaya  Harefa, 2 bulan)</strong></em> <em>ikut dalam program ini. Saya sangat merasakan perubahan yang terjadi pada anak-anak saya sejak ikut program PMT. Mereka selalu ceria dan bisa belajar banyak hal; menggambar, bernyanyi dan bermain. Setelah selasai kegiatan makan, anak-anak kami diberi susu, <strong>wafer tango</strong> dan buah-buahan.  Saya sangat senang TANGO memberikan bantuan yang sangat bermanfaat bagi anak-anak kami. Terima kasih Tango. Dua anak saya terbebas dari gizi buruk.” </em>Ungkap <strong>Adisia Harefa</strong> (ibu dari Ifoeraera dan Arma Jaya  Harefa).<span id="more-1150"></span></p>
<p>Program <strong>Tango Peduli Gizi </strong>untuk Nias dan desa Koko NTT mengingatkan dan mengajarkan banyak hal. Kenyataannya dalam 65 tahun usianya, masyarakat negeri ini belum merasakan kemerdekaan secara utuh. Masih terdapat anak-anak yang menderita kekurangan gizi karena keterbatasan orangtuanya, baik secara ekonomi maupun pengetahuan. Suka atau tidak, mereka adalah anak-anak yang akan meneruskan kehidupan negeri ini dimasa yang akan datang. Bayangkan, akan jadi apa negeri ini jika generasi penerusnya mengalami gizi kurang atau gizi buruk?</p>
<p><strong>Tango tidak menutup mata.</strong> Kepedulian dan komitmen diwujudkan dalam sebuah tindakan nyata, menolong mereka yang terlanjur sakit karena kurang gizi/gizi buruk di Nias dan desa Koko NTT. Sekarang, bukan saatnya untuk memepertanyakan mengapa masih ada penderita gizi buruk/gizi kurang dalam 65 tahun kemerdekaan negeri ini. Namun, mari lakukan ‘sesuatu’ untuk menyelamatkan generasi penerus kita dari ancaman gizi buruk/gizi kurang.</p>
<p>source :  <span style="text-decoration: underline;"><strong><em>www.obi.or.id-def</em></strong><strong><em> </em></strong></span><strong><em><br />
</em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tangopeduligizi.com/2011/06/dua-anak-saya-terbebas-dari-gizi-buruk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kegiatan PMT II &#8211; NTT</title>
		<link>http://tangopeduligizi.com/2010/07/kegiatan-pmt-ii-ntt/</link>
		<comments>http://tangopeduligizi.com/2010/07/kegiatan-pmt-ii-ntt/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Jul 2010 12:32:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chicha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photo Gallery & Comment]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[PMT]]></category>
		<category><![CDATA[Wafer Tango & OBI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tangopeduligizi.com/?p=680</guid>
		<description><![CDATA[


]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-682 aligncenter" title="foto-7" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/foto-72-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-683 aligncenter" title="foto-6" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/foto-61-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-684 aligncenter" title="foto-5" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/foto-51-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tangopeduligizi.com/2010/07/kegiatan-pmt-ii-ntt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anak PMT I &#8211; Ruteng, NTT</title>
		<link>http://tangopeduligizi.com/2010/07/anak-pmt-i-ruteng-ntt-2/</link>
		<comments>http://tangopeduligizi.com/2010/07/anak-pmt-i-ruteng-ntt-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jul 2010 05:37:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chicha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photo Gallery & Comment]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[PMT]]></category>
		<category><![CDATA[Ruteng]]></category>
		<category><![CDATA[Tango Peduli Gizi Anak Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tangopeduligizi.com/?p=644</guid>
		<description><![CDATA[


]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-medium wp-image-645" title="Arnoldus Edison (2)" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/Arnoldus-Edison-2-224x300.jpg" alt="" width="224" height="300" /></p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-medium wp-image-646" title="ERSINA MANUNG" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/ERSINA-MANUNG-224x300.jpg" alt="" width="224" height="300" /></p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-medium wp-image-647" title="Ardianus Gampur (2)" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/Ardianus-Gampur-2-224x300.jpg" alt="" width="224" height="300" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tangopeduligizi.com/2010/07/anak-pmt-i-ruteng-ntt-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anak PMT I &#8211; Ruteng, NTT</title>
		<link>http://tangopeduligizi.com/2010/07/anak-pmt-i-ruteng-ntt/</link>
		<comments>http://tangopeduligizi.com/2010/07/anak-pmt-i-ruteng-ntt/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 08:06:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chicha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photo Gallery & Comment]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[PMT]]></category>
		<category><![CDATA[Ruteng]]></category>
		<category><![CDATA[Tango Peduli Gizi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tangopeduligizi.com/?p=631</guid>
		<description><![CDATA[



]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-medium wp-image-632" title="Alfonsius Paman (2)" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/Alfonsius-Paman-2-224x300.jpg" alt="" width="224" height="300" /></p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-633 aligncenter" title="Anastasia Tifani" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/Anastasia-Tifani-224x300.jpg" alt="" width="224" height="300" /></p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-634 aligncenter" title="Antonia Mawis (2)" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/Antonia-Mawis-2-224x300.jpg" alt="" width="224" height="300" /></p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-medium wp-image-635" title="Ardianus Dumar (2)" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/Ardianus-Dumar-2-224x300.jpg" alt="" width="224" height="300" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tangopeduligizi.com/2010/07/anak-pmt-i-ruteng-ntt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jalan Menuju Lokasi PMT</title>
		<link>http://tangopeduligizi.com/2010/06/jalan-menuju-lokasi-pmt/</link>
		<comments>http://tangopeduligizi.com/2010/06/jalan-menuju-lokasi-pmt/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jun 2010 08:07:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chicha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photo Gallery & Comment]]></category>
		<category><![CDATA[PMT]]></category>
		<category><![CDATA[Wafer Tango]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tangopeduligizi.com/?p=574</guid>
		<description><![CDATA[
Keadaan jalan yang harus dilalui untuk sampai ke lokasi PMT Wafer Tango

Rute yang harus dilalui anak-anak PMT setiap hari

Ketika mobil 4 WD pun akhirnya menyerah
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-573 aligncenter" title="_MG_0331" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/MG_0331.jpg" alt="" width="448" height="298" /></p>
<p style="text-align: center;">Keadaan jalan yang harus dilalui untuk sampai ke lokasi PMT Wafer Tango</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-575 aligncenter" title="_MG_0333" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/MG_0333.jpg" alt="" width="448" height="298" /></p>
<p style="text-align: center;">Rute yang harus dilalui anak-anak PMT setiap hari</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-576 aligncenter" title="DSC05978" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/DSC05978.jpg" alt="" width="448" height="336" /></p>
<p style="text-align: center;">Ketika mobil 4 WD pun akhirnya menyerah</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tangopeduligizi.com/2010/06/jalan-menuju-lokasi-pmt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wafer Tango di Lokasi PMT</title>
		<link>http://tangopeduligizi.com/2010/06/wafer-tango-di-lokasi-pmt/</link>
		<comments>http://tangopeduligizi.com/2010/06/wafer-tango-di-lokasi-pmt/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jun 2010 07:42:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chicha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photo Gallery & Comment]]></category>
		<category><![CDATA[Nias Uatar]]></category>
		<category><![CDATA[OBI]]></category>
		<category><![CDATA[PMT]]></category>
		<category><![CDATA[Wafer Tango]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tangopeduligizi.com/?p=561</guid>
		<description><![CDATA[
Para kader desa bahu-membahu memasak makanan bergizi

Bersiap-siap untuk membagikan makanan

Berbagi Wafer Tango ketika selesai makan

Foto bersama Tim Wafer Tango, OBI beserta Bapak &#38; Ibu Kepala Dusun
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-562 aligncenter" title="_MG_0341" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/MG_0341.jpg" alt="" width="298" height="448" /></p>
<p style="text-align: center;">Para kader desa bahu-membahu memasak makanan bergizi</p>
<p><img class="size-full wp-image-563 aligncenter" title="_MG_0360" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/MG_0360.jpg" alt="" width="448" height="298" /></p>
<p style="text-align: center;">Bersiap-siap untuk membagikan makanan</p>
<p><img class="size-full wp-image-564 aligncenter" title="_MG_0423" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/MG_0423.jpg" alt="" width="448" height="298" /></p>
<p style="text-align: center;">Berbagi Wafer Tango ketika selesai makan</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-565 aligncenter" title="_MG_0445" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/MG_0445.jpg" alt="" width="448" height="298" /></p>
<p style="text-align: center;">Foto bersama Tim Wafer Tango, OBI beserta Bapak &amp; Ibu Kepala Dusun</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tangopeduligizi.com/2010/06/wafer-tango-di-lokasi-pmt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Oleh-oleh dari Nias oleh Siska Honsus</title>
		<link>http://tangopeduligizi.com/2010/06/oleh-oleh-dari-nias-oleh-siska-honsus/</link>
		<comments>http://tangopeduligizi.com/2010/06/oleh-oleh-dari-nias-oleh-siska-honsus/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 10:46:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chicha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Program & Journey]]></category>
		<category><![CDATA[The Journey]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Nias]]></category>
		<category><![CDATA[Balai Pemulihan gizi]]></category>
		<category><![CDATA[Gizi]]></category>
		<category><![CDATA[OBI]]></category>
		<category><![CDATA[Perbaikan Gizi]]></category>
		<category><![CDATA[PMT]]></category>
		<category><![CDATA[tango]]></category>
		<category><![CDATA[Wafer Tango]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tangopeduligizi.com/?p=536</guid>
		<description><![CDATA[Ya’ahowu

Media Trip Program Tango Peduli Gizi anak Indonesia di Pulau Nias (18-21 Mei 2010), bersama Obor Berkat Indonesia sebagai pelaksana di lapangan dan beberapa rekan media yang turut serta bersama kami.
Beberapa hari sebelum berangkat, aku sempat berpikir “seperti apa ya pulau Nias itu?”
Semua terjawab ketika aku sampai di Bandara Binaka, Gunung Sitoli (18 Mei 2010). [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em><img class="alignleft size-medium wp-image-537" title="siska-honsus" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/siska-honsus-300x225.jpg" alt="" width="240" height="180" />Ya’ahowu<br />
</em></strong><br />
Media Trip Program <strong>Tango Peduli Gizi anak Indonesia</strong> di Pulau Nias (18-21 Mei 2010), bersama Obor Berkat Indonesia sebagai pelaksana di lapangan dan beberapa rekan media yang turut serta bersama kami.<br />
Beberapa hari sebelum berangkat, aku sempat berpikir “seperti apa ya pulau Nias itu?”</p>
<p><span id="more-536"></span>Semua terjawab ketika aku sampai di Bandara Binaka, Gunung Sitoli (18 Mei 2010). Dalam perjalanan, mata ku tak henti-hentinya melihat kekanan dan kekiri, terkesan dengan pulau kecil nan sederhana itu. Saat itu kami langsung menuju <strong>Balai Pemulihan Gizi</strong> yang jaraknya tidak jauh dari bandara. Disana ada sekitar belasan anak yang menderita gizi kurang dan gizi buruk, dirawat secara intensif oleh para dokter yang mengabdi disana. Aku tertegun melihat anak-anak disana,bahkan ketika aku mendengar cerita bahwa sebelum mereka di bawa ke Balai Pemulihan Gizi, tubuh mereka lebih kurus dari yang aku lihat saat itu.</p>
<p>Senyum manis dan riang serta tangan-tangan mungil menyambut kedatangan kami. Dalam hati aku berkata “Tuhan, inilah penerus Bangsaku nanti. Mengapa mereka begitu lemah?” Kami berkeliling melihat keadaan pasien disana, seorang anak bernama <strong>Esther Jernih W. Zega (7 thn)</strong> menarik perhatianku. Tubuhnya kurus, anggota tubuhnya tidak dapat digerakkan, ia hampir tidak dapat merespon kami, hanya dari gerakkan matanya, aku tahu matanya berbinar, tanda ia senang melihat kedatangan kami. Ditemani sang nenek, Esther kecil terus menatap kami. Aku senang mendengar kemajuan Esther, katanya berat badannya sudah naik beberapa kg selama dirawat di Balai Pemulihan Gizi.</p>
<p style="text-align: left;">Keesokan harinya, kami berangkat ke Desa Sisarahili, lokasi <strong>Pemberian Makanan Tambahan</strong>. Perjalanan disana memakan waktu sekitar 2 jam. Untuk sampai disana kami harus melewati hutan, sungai, dan sekitar setengah jam perjalanan kami harus melewati jalan berbatu. Ketika sampai di PMT, kami disambut dengan tarian daerah yang berlangsung sekitar 100 menit. Sambutan yang sungguh meriah. Sebelumnya tarian-tarian seperti itu hanya pernah aku lihat di televisi, namun saat itu aku melihatnya langsung. Perjalanan jauh nan melelahkan terbayar sudah. Sinar matahari yang menyengat tidak dihiraukannya. Kami pun tak kuasa untuk bergabung dan menari bersama, mengikuti gerak kaki tangan mereka. Penghargaan yang besar seumur hidupku.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-538   aligncenter" title="siska-sisarahili" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/siska-sisarahili-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></p>
<p>Setelah mendengarkan kata-kata sambutan, kami masuk kedalam aula, disana anak-anak PMT sudah duduk rapi dan siap menyantap makanan bergizi. Aku sempat menyuapi salah seorang anak bernama <strong>Obertus (2 thn)</strong>. Ia makan dengan lahap dan dengan segera menghabiskan makanannya. Setelah makan, mereka dibagikan <strong>Wafer Tango</strong> dan Susu. Disana juga dilakukan pemeriksaan kesehatan (seperti penimbangan berat badan,pengukuran lingkar lengan, serta pemberian obat-obatan bagi yang membutuhkan) yang dilakukan oleh dokter-dokter dari OBI.</p>
<p>Senyum riang tidak hanya terpancar dari wajah mereka, tapi juga dari wajah orangtua mereka. Betapa mereka bersyukur, karena selama 3 bulan ini <strong>Tango</strong> dan <strong>OBI</strong> telah memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka.<br />
Banyak pelajaran bermakna yang aku dapat disana, aku belajar bagaimana berbagi, saling mengasihi meski kami tak saling kenal sebelumnya. Dan aku bertekad bahwa tidak akan ada lagi makanan yang terbuang sia-sia.</p>
<p>Kami juga mengunjungi rumah salah satu peserta PMT, <strong>Julianus Harefa (5 thn)</strong>, bungsu dari empat bersaudara ini tinggal bersama dengan kedua orangtuanya dalam rumah berukuran 4&#215;5 meter. Mereka tidur, memasak, dan melakukan segalanya disana. Atap-atap rumahnya bocor, ketika turun hujan mereka harus mengungsi ke pinggir rumah agar tidak basah. Julianus menderita gizi buruk, kakinya <em>letter X</em>, dan diduga menderita TB paru. Hati aku menangis saat itu. Julianus kecil seharusnya menghabiskan waktu dengan bermain dan bermanjakan kasih sayang, namun ia harus menderita karena keadaan keluarganya yang tidak mampu. Setiap harinya mereka makan nasi dengan ikan asin, jika tidak ada nasi, mereka hanya makan ubi atau pisang rebus. Begitu miris kehidupan mereka.</p>
<p>Melihat keadaan Julianus, aku belajar mensyukuri apa yang aku miliki kini. Aku belajar menghargai setiap makanan yang aku makan, meskipun aku tidak menyukainya. Kehidupan yang sulit yang aku pernah alami tidak akan pernah sebanding dengan penderitaan mereka. Doaku, semoga saja akan ada berkat-berkat yang melimpah untuk mereka. Masa kecilnya yang penuh derita dapat membuat kakinya berdiri tegar kelak. Semoga saja, suatu saat nanti aku dapat mendengar bahwa Julianus Harefa telah tumbuh menjadi pemuda yang sehat dan cerdas. Dan bahkan berjumpa dengannya lagi, harapku.</p>
<p>Setelah melakukan kunjungan sosial, kami menyaksikan keindahan alam Nias di <strong>Pantai Sawo</strong>. Pantainya indah, namun sepi. Kami menyantap ikan bakar, jagung bakar, dan kelapa muda. Suasana kekeluargaan terasa sekali. Padahal rata-rata kami baru saling mengenal. Suasana hangat yang penuh canda dan tawa mengiringi matahari bersembunyi dibalik langit yang semakin senja. Terpancar wajah-wajah puas dan bahagia setelah melakukan kunjungan sosial selama dua hari yang sangat berkesan itu .</p>
<p>Keesokan harinya, kami mengunjungi lokasi lompat batu di bagian selatan kepulauan Nias. Perjalanan memakan waktu sekitar 3 jam. Disana terdapat sebuah perkampungan yang sangat unik, rumah-rumahnya terbuat dari kayu. Terdapat pula sebuah bangunan yang paling besar diantara yang lainnya, konon disanalah tempat tinggal Raja. Kami memasuki bangunan tersebut, besar, gelap dan masih terawat. Kami diperbolehkan duduk dan berfoto di kursi Raja dan Ratu. Setelah itu, kami melihat atraksi lompat batu yang dilakukan oleh 2 pemuda yang mengenakan pakaian adat mereka. Tepuk tangan meriah serta wajah yang terkagum-kagum dari para penonton mengiringi langkah kedua pemuda itu.</p>
<p>Setelah dari lokasi lompat batu kami mampir sebentar untuk membeli souvenir. Setelah itu, kami kembali ke hotel dan mempersiapkan diri untuk acara makan malam bersama pejabat setempat. Acara makan malam di hotel berlangsung secara kekeluargaan. Akhirnya kami tahu bahwa mereka, selaku perwakilan dari Nias, menanti-nantikan adanya para investor yang mau mananamkan modalnya di pulau Nias, agar Nias sedikit lebih berkembang. Potensi-potensi wisatanya di maksimalkan, sehingga akan ada banyak visitor yang berminat mengunjungi pulau kecil dengan sejuta keindahan itu.</p>
<p><em>Terimakasih Tango yang telah memberikan kesempatan kepadaku untuk mengikuti acara ini. Terimakasih OBI atas pengabdian kalian. Harapanku, semoga akan ada anak-anak di desa-desa lainnya yang mendapatkan kesempatan pemulihan gizi dari Tango dan OBI.<br />
</em><br />
Empat hari bersama kalian adalah pengalaman terindah dalam hidupku, pengalaman yang akan terus terbingkai manis dalam hatiku.</p>
<p><strong><em>Torōī Ami Fefu, Ya’ahowu.<br />
Saohagὅlὅ!<br />
</em></strong><br />
<em>*) Penulis adalah Duta Tango terpilih dalam program Duta Tango go To Nias yang mendapat kesempatan untuk pergi bersama dengan Tango melihat langsung program Tango Peduli Gizi Anak Indonesia  (Balai Pemulihan Gizi dan Pemberian Makanan Tambahan) di Pulau Nias.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tangopeduligizi.com/2010/06/oleh-oleh-dari-nias-oleh-siska-honsus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

