<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>TangoPeduliGizi.Com &#187; Nias</title>
	<atom:link href="http://tangopeduligizi.com/tag/nias/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tangopeduligizi.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2012 04:41:17 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Kisah di Balik Balai Pemulihan Gizi Tango</title>
		<link>http://tangopeduligizi.com/2011/06/kisah-di-balik-balai-pemulihan-gizi-tango/</link>
		<comments>http://tangopeduligizi.com/2011/06/kisah-di-balik-balai-pemulihan-gizi-tango/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Jun 2011 11:27:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>annamaria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Program & Journey]]></category>
		<category><![CDATA[Program Info]]></category>
		<category><![CDATA[Balai Pemulihan gizi]]></category>
		<category><![CDATA[Balai Pemulihan Gizi Tango]]></category>
		<category><![CDATA[BPG]]></category>
		<category><![CDATA[gizi anak indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[gizi buruk]]></category>
		<category><![CDATA[Nias]]></category>
		<category><![CDATA[program tango peduli gizi anak indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat tango]]></category>
		<category><![CDATA[tango]]></category>
		<category><![CDATA[Tango Peduli Gizi Anak Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Wafer Tango]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tangopeduligizi.com/?p=1170</guid>
		<description><![CDATA[
Brian, salah satu anak yang dulu dirawat di Balai Pemulihan Gizi Tango dan kini sudah sembuh.
“Balai Pemulihan Gizi Tango terbuka bagi anak Nias yang menderita gizi buruk. Di bawah perawatan dokter anak berpengalaman, anak- anak akan dirawat dan diobati secara intensif dan semua biaya ditanggung oleh Tango. Namun ada satu syarat yang diajukan yaitu harus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1146" class="wp-caption alignleft" style="width: 176px"><a rel="attachment wp-att-1146" href="http://tangopeduligizi.com/2011/06/kisah-di-balik-balai-pemulihan-gizi-tango/before-bpg_resize/"><img class="size-full wp-image-1146" title="Before BPG" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/Before-BPG_resize.jpg" alt="" width="166" height="131" /></a><p class="wp-caption-text">Before </p></div>
<div id="attachment_1145" class="wp-caption alignleft" style="width: 178px"><a rel="attachment wp-att-1145" href="http://tangopeduligizi.com/2011/06/kisah-di-balik-balai-pemulihan-gizi-tango/after-bpg_resize/"><img class="size-full wp-image-1145" title="After BPG" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/After-BPG_resize.jpg" alt="" width="168" height="131" /></a><p class="wp-caption-text">After</p></div>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;"><strong>Brian, salah satu anak yang dulu dirawat di Balai Pemulihan Gizi Tango dan kini sudah sembuh.</strong></p>
<p>“Balai Pemulihan Gizi Tango terbuka bagi anak Nias yang menderita gizi buruk. Di bawah perawatan dokter anak berpengalaman, anak- anak akan dirawat dan diobati secara intensif dan semua biaya ditanggung oleh Tango. Namun ada satu syarat yang diajukan yaitu harus didampingi ibu atau seorang kerabat,” begitulah penjelasan yang selalu kami berikan mengenai prasyarat agar seorang anak dapat mendapatkan perawatan di Balai Pemulihan Gizi Tango. Syarat yang sederhana. Dan syarat itu pun dibuat agar kelak si pendamping dapat meneruskan cara merawat anak dengan baik.<span id="more-1170"></span></p>
<p>Namun kondisi di lapangan tak semudah itu. Dibantu oleh pemerintah dan puskesmas setempat, Yayasan Obor Berkat Indonesia selaku partner Program Tango Peduli Gizi Anak Indonesia secara aktif mencari anak- anak yang memerlukan pertolongan agar segera terlepas dari kondisi gizi buruk yang membelenggunya. Namun pelaksanaan pencarian ini terkadang mengalami hambatan. Faktor budaya dan <em>mindset</em> yang menjadi penghalangnya.</p>
<p>Sistem kekerabatan Nias menerapkan kebudayaan dimana Istri telah dibeli mahal oleh suami kala pernikahannya, sehingga kemudian istri berperan bukan hanya pengurus rumah tangga namun juga harus mencari. Belum lagi dengan rata- rata jumlah anak lebih dari 5 dalam satu keluarga, jelas membuat Ibu tidak dapat mendampingi anak dalam masa perwatan BPG.</p>
<p>Demikian pula dengan mindset yang lebih percaya pada tabib tradisional dibanding ilmu kedokteran modern, menyebabkan mereka enggan membawa anaknya untuk dirawat. Bagi mereka, anak dengan perut membusung adalah hal yang biasa dan terkadang dihubungkan dengan  mistis.</p>
<p>Hal- hal inilah yang menjadikan kendala dalam perawatan. Bahkan ada 14 anak yang terpaksa pulang sebelum sembuh karena hal- hal tersebut. Kepulangan mereka tersebut beragam alasannya, mulai dari si Bapak yang tak ingin si Ibu pergi terlalu lama, si Ibu akan melahirkan anak selanjutnya dan beragam cerita lain. Yang menambah kesedihan kami adalah dari anak- anak yang dipulangkan paksa ini, 2 anak meninggal dunia.</p>
<p>Namun, atas komitmen Tango untuk membantu 72 anak hingga benar- benar sembuh, maka ke-14 anak pulang paksa tersebut digantikan dengan mereka yang bersedia memenuhi syarat yang ditetapkan. Hingga kini, Tango dan OBI tak pernah putus asa untuk terus melakukan program Balai Pemulihan Gizi ini hingga banyak lagi yang bisa dipulihkan.</p>
<p style="text-align: left;">Dengan dukungan dari Anda, Sahabat Tango, mari kita terus berjuang untuk perbaikan gizi anak Indonesia!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tangopeduligizi.com/2011/06/kisah-di-balik-balai-pemulihan-gizi-tango/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>“Untung ada BPG Tango di Nias, yang  merawat anak saya Selfin…  Gratis”</title>
		<link>http://tangopeduligizi.com/2011/06/%e2%80%9cuntung-ada-bpg-tango-di-nias-yang-merawat-anak-saya-selfin%e2%80%a6-gratis%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://tangopeduligizi.com/2011/06/%e2%80%9cuntung-ada-bpg-tango-di-nias-yang-merawat-anak-saya-selfin%e2%80%a6-gratis%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Jun 2011 10:29:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>annamaria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Program & Journey]]></category>
		<category><![CDATA[Program Info]]></category>
		<category><![CDATA[Balai Pemulihan gizi]]></category>
		<category><![CDATA[BPG]]></category>
		<category><![CDATA[BPG Tango]]></category>
		<category><![CDATA[desa sihare]]></category>
		<category><![CDATA[Nias]]></category>
		<category><![CDATA[nias selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peduli Gizi Anak Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[program peduli gizi anak indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat tango]]></category>
		<category><![CDATA[selfin]]></category>
		<category><![CDATA[tango]]></category>
		<category><![CDATA[Wafer Tango]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tangopeduligizi.com/?p=1160</guid>
		<description><![CDATA[Selfin Giaman Telaumbanua  (14 bulan), anak pertama dari pasangan Aninano Telaumbanua (29) dan Rosmida Laila (28) ini merupakan salah seorang pasien gizi buruk, yang sampai sekarang masih menjalani perawatan di Balai Pemulihan Gizi (BPG) -Tango di Nias. “Sejak umur tiga bulan,  anak saya sering demam bahkan pernah suatu saat sampai mengalami kejang-kejang. Selfin keadaannya sangat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-1158" href="http://tangopeduligizi.com/?attachment_id=1158"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1158" title="Selfin" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/Selfi_300px-150x112.jpg" alt="" width="250" height="184" /></a><strong>Selfin Giaman Telaumbanua  (14 bulan),</strong> anak pertama dari pasangan Aninano Telaumbanua (29) dan Rosmida Laila (28) ini merupakan salah seorang pasien gizi buruk, yang sampai sekarang masih menjalani perawatan di <strong>Balai Pemulihan Gizi (BPG) -Tango</strong> di Nias. <em>“Sejak umur tiga bulan,  anak saya sering demam bahkan pernah suatu saat sampai mengalami kejang-kejang. Selfin keadaannya sangat kurus dan pucat sekali. Mau dibawa kerumah sakit, tapi uang kami tidak punya  karena penghasilan suami saya hanya 130 ribu per bulan dan hanya cukup buat makan sehari-hari. Untung saya dikenalkan dengan BPG OBI- Tango , yang akhirnya merawat anak saya dan semuanya gratis.”</em> Kenang  Rosmida.<span id="more-1160"></span></p>
<p>Selfin dan anak-anak Nias lainnya menjadi pasien di BPG Tango. Mereka mengalami kurang gizi bahkan menderita  gizi buruk akibat kemiskinan dan keterbatasan pengetahuan orangtua. Selfin dan keluarganya tinggal di desa Sihare, Nias Selatan. Mereka hidup dengan mengandalkan penghasilan sang ayah yang hanya bekerja sebagai petani, sementara ibunya (Rosmida Laila, 28) hanyalah ibu rumah tangga yang tidak mengerti pola hidup sehat bagi keluarga. Dengan penghasilan yang minim, Aninano mengaku sulit memenuhi kebutuhan keluarganya. Tidak jarang mereka harus mengkonsumsi pisang rebus pengganti nasi, karena tidak ada uang yang tersisa untuk membeli beras.</p>
<p><em>“Sejak umur tiga bulan anak saya sering demam, bahkan pernah suatu saat mengalami kejang-kejang. Selfin sangat kurus dan pucat sekali, mau dibawa kerumah sakit tapi uang kami tidak punya  karena penghasilan suami saya hanya Rp.130,000 /bulan, hanya cukup buat kami makan sehari-hari.  Untung saya dikenalkan dengan BPG Tango yang akhirnya merawat anak saya Selfin dan semuanya gratis.” </em><strong>Rosmida. <em></em></strong></p>
<p>Kehidupan Selfin dan keluarganya mewakili gambaran hidup sebagian masyarakat di Nias Selatan. Mereka membutuhkan dukungan kita untuk belajar tentang pola hidup sehat dan bantuan medis bagi anak-anak yang terlanjur sakit. Tugas kita adalah membukakan pengetahuan, mendidik dan mendampingi mereka agar pola pikir masyarakat terbuka, pengetahuan diberikan dan perubahan bisa dilakukan.  Untuk itulah Tango ambil bagian dalam program Peduli Gizi Anak Indonesia.</p>
<p>Hampir dua tahun lamanya, program ini masih berjalan dan telah memberikan perubahan bagi masyarakat Nias, khususnya menolong anak-anak gizi kurang bahkan gizi buruk. Terima kasih Sahabat Tango, kepedulian anda nyata dan memberikan perubahan bagi Nias.  <strong><em></em></strong></p>
<p><strong><em>source : </em></strong><a href="http://www.obi.or.id-ray/"><strong><em>www.obi.or.id-ray</em></strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tangopeduligizi.com/2011/06/%e2%80%9cuntung-ada-bpg-tango-di-nias-yang-merawat-anak-saya-selfin%e2%80%a6-gratis%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Periksa Kesehatan Rutin</title>
		<link>http://tangopeduligizi.com/2010/10/periksa-kesehatan-rutin/</link>
		<comments>http://tangopeduligizi.com/2010/10/periksa-kesehatan-rutin/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Oct 2010 07:48:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>PR</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photo Gallery & Comment]]></category>
		<category><![CDATA[Nias]]></category>
		<category><![CDATA[pemeriksaan kesehatan anak]]></category>
		<category><![CDATA[Tango Peduli Gizi Anak Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tangopeduligizi.com/?p=931</guid>
		<description><![CDATA[


]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_937" class="wp-caption aligncenter" style="width: 320px"></p>
<div class="mceTemp mceIEcenter">
<dl id="attachment_947" class="wp-caption aligncenter" style="width: 320px;">
<dt class="wp-caption-dt" style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-947" title="Cekup" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/Cekup.jpg" alt="" width="310" height="207" /><p class="wp-caption-text">Pemeriksaan kesehatan rutin</p></div>
</dt>
</dl>
</div>
<div id="attachment_933" class="wp-caption aligncenter" style="width: 320px"><img class="size-full wp-image-933" title="Ukur Berat Badan" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/Ukur-Berat-Badan.jpg" alt="" width="310" height="464" /><p class="wp-caption-text">Ukur Berat Badan</p></div>
<div id="attachment_934" class="wp-caption aligncenter" style="width: 320px"><img class="size-full wp-image-934" title="Ukur Lingkar Lengan" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/Ukur-Lingkar-Lengan.jpg" alt="" width="310" height="464" /><p class="wp-caption-text">Ukur Lingkar Lengan</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tangopeduligizi.com/2010/10/periksa-kesehatan-rutin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Senangnya Dapat Wafer dari Tango</title>
		<link>http://tangopeduligizi.com/2010/10/senangnya-dapat-wafer-dari-tango/</link>
		<comments>http://tangopeduligizi.com/2010/10/senangnya-dapat-wafer-dari-tango/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Oct 2010 06:27:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>PR</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photo Gallery & Comment]]></category>
		<category><![CDATA[Nias]]></category>
		<category><![CDATA[senyum anak]]></category>
		<category><![CDATA[Wafer Tango Peduli Gizi Anak Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tangopeduligizi.com/?p=899</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_900" class="wp-caption aligncenter" style="width: 320px"><img class="size-full wp-image-900" title="Asyiiikkkkk...." src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/Asyiiikkkkk.....jpg" alt="" width="310" height="207" /><p class="wp-caption-text">Asyiiikkkkk....</p></div>
<div id="attachment_901" class="wp-caption aligncenter" style="width: 320px"><img class="size-full wp-image-901" title="Senangnya dapat cemilan Wafer Tango" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/Senangnya-dapat-cemilan-Wafer-Tango.jpg" alt="" width="310" height="464" /><p class="wp-caption-text">Senangnya dapat cemilan Wafer Tango</p></div>
<div id="attachment_902" class="wp-caption aligncenter" style="width: 320px"><img class="size-full wp-image-902" title="Yummy" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/Mereka-suka-banget-lho-makan-Tango.jpg" alt="" width="310" height="464" /><p class="wp-caption-text">Nyam.. nyam.. nyam..</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tangopeduligizi.com/2010/10/senangnya-dapat-wafer-dari-tango/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>CATATAN PERJALANAN WAFER TANGO KE NIAS:Balai Pemulihan Gizi</title>
		<link>http://tangopeduligizi.com/2010/06/catatan-perjalanan-wafer-tango-ke-nias/</link>
		<comments>http://tangopeduligizi.com/2010/06/catatan-perjalanan-wafer-tango-ke-nias/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2010 08:03:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chicha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Program & Journey]]></category>
		<category><![CDATA[Program Info]]></category>
		<category><![CDATA[anak indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Balai Pemulihan gizi]]></category>
		<category><![CDATA[Gizi]]></category>
		<category><![CDATA[Nias]]></category>
		<category><![CDATA[Wafer Tango]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tangopeduligizi.com/?p=581</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 18 – 21 Mei yang lalu, merupakan perjalanan yang tidak akan kami lupakan. Di tanggal tersebut, Tim Tango, duta Tango terpilih dan perwakilan media massa berkesempatan mengunjungi anak – anak beneficiary program Tango Peduli Gizi Anak Indonesia di Nias. Perjalanan ke Nias memakan waktu sekitar setengah hari karena tidak ada penerbangan langsung menuju pulau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-580" title="100_2408" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/100_24081-300x224.jpg" alt="" width="243" height="182" />Tanggal 18 – 21 Mei yang lalu, merupakan perjalanan yang tidak akan kami lupakan. Di tanggal tersebut, <strong>Tim Tango</strong>, <strong>duta Tango terpilih</strong> dan <strong>perwakilan media massa</strong> <strong>berkesempatan mengunjungi anak – anak <em>beneficiary </em>program Tango Peduli Gizi Anak Indonesia di Nias</strong>. Perjalanan ke Nias memakan waktu sekitar setengah hari karena tidak ada penerbangan langsung menuju pulau tersebut. Kami harus berangkat menuju Medan dahulu baru kemudian melanjutkan penerbangan dengan pesawat baling-baling menuju ibu kota Nias, yaitu: Gunung Sitoli.<br />
<span id="more-581"></span><br />
Walau cukup lelah dan penuh dengan perasaan was- was karena pesawat baling-baling yang rentan guncangan, namun kami tetap semangat untuk bertemu dengan anak-anak tersebut. Tempat pertama yang kami tuju adalah <strong>Balai Pemulihan Gizi Wafer Tango</strong> dan <strong>OBI</strong> yang terletak di Desa Fodo, Gunung Sitoli. Sesampainya disana, lelah kami langsung digantikan dengan perasaan empati begitu melihat langsung pasien yang dirawat disana. Kurang gizi dan penyakit lain menggerogoti  tubuh mungil mereka yang terlihat rapuh. Tak disangka ternyata di negara yang kaya raya akan hasil alam ini, masih banyak anak-anak yang kekurangan gizi.</p>
<p>Salah satu pasien yang menarik perhatian kami adalah <strong>Esther J. Zega (7 thn)</strong>. Pertama kali masuk Balai Pemulihan Gizi, Esther hanya memiliki berat 7 kg, sama beratnya seperti bayi usia 7-8 bulan. Sungguh jauh dibawah angka kecukupan gizi. Tubuhnya hanya tulang berbalut kulit. Ia bahkan tak mampu menggerakkan anggota tubuhnya. Satu-satunya anggota tubuh yang mampu ia gerakkan hanya sepasang bola mata indah miliknya. Setelah dirawat selama hampir 3 bulan, perlahan-lahan berat badan Esther mulai naik. Badannya mulai berisi dan ia mulai bisa menekukkan kakinya. Perasaan haru membuncah ketika melihat perempuan kecil ini. Tapi kami sadar yang dibutuhkan Esther saat ini bukan rasa iba, tetapi semangat , kekuatan dan doa dari kami semua untuk kesembuhannya.</p>
<p><img class="size-medium wp-image-587   alignleft" title="Esther &amp; Brian" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/Esther-Brian-300x211.jpg" alt="" width="270" height="190" />Selain kekurangan gizi, anak- anak yang dirawat disana juga memiliki masalah bawaan. Kakak beradik <strong>Robi (4 thn)</strong> dan <strong>Agus (2 thn)</strong> misalnya, mereka tidak hanya mengalami  kurang gizi, tetapi juga mengidap <em>down syndrome</em>. Masing-masing anak memiliki cerita sendiri yang mampu membuat kami harus berkali-kali menyeka air mata. Melihat mereka, malu rasanya kalau kami seringkali tidak bersyukur apa yang kami miliki sekarang. </p>
<p>Satu hal yang menambah keharuan kami, meski memiliki kehidupan yang kurang beruntung, senyum tetap terulas di wajah polos mereka.  Senyum mereka menggambarkan harapan mereka, seperti yang terukir di wajah <strong>Brian (2 tahun)</strong>. Harapan kami semoga mereka cepat pulih dan dapat menikmati masa kecil mereka dengan semestinya.</p>
<p><em>Masih banyak cerita lain yang kami bawa dari Nias, ikuti terus artikelnya…</em></p>
<p><em> </em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tangopeduligizi.com/2010/06/catatan-perjalanan-wafer-tango-ke-nias/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Upacara Adat di Lokasi PMT</title>
		<link>http://tangopeduligizi.com/2010/06/upacara-adat-di-lokasi-pmt/</link>
		<comments>http://tangopeduligizi.com/2010/06/upacara-adat-di-lokasi-pmt/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 09:46:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chicha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photo Gallery & Comment]]></category>
		<category><![CDATA[Nias]]></category>
		<category><![CDATA[PMT Tango]]></category>
		<category><![CDATA[Upacara Adat Nias]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tangopeduligizi.com/?p=514</guid>
		<description><![CDATA[


]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-513" title="100_2444" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/100_2444.jpg" alt="" width="336" height="448" /></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-515" title="100_2449" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/100_2449.jpg" alt="" width="336" height="448" /></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-516" title="100_2460" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/100_2460.jpg" alt="" width="448" height="336" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tangopeduligizi.com/2010/06/upacara-adat-di-lokasi-pmt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Upacara Adat Nias</title>
		<link>http://tangopeduligizi.com/2010/06/upacara-adat-nias/</link>
		<comments>http://tangopeduligizi.com/2010/06/upacara-adat-nias/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 09:15:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chicha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photo Gallery & Comment]]></category>
		<category><![CDATA[Lokasi PMT Tango]]></category>
		<category><![CDATA[Nias]]></category>
		<category><![CDATA[Upacara Adat Nias]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tangopeduligizi.com/?p=504</guid>
		<description><![CDATA[



]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-503" title="100_2426" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/100_2426.jpg" alt="" width="448" height="336" /></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-505" title="100_2427" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/100_2427.jpg" alt="" width="448" height="336" /></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-506" title="100_2441" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/100_2441.jpg" alt="" width="448" height="336" /></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-507" title="100_2446" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/100_2446.jpg" alt="" width="336" height="448" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tangopeduligizi.com/2010/06/upacara-adat-nias/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah Esther, Salah Satu Pasien Balai Pemulihan Gizi</title>
		<link>http://tangopeduligizi.com/2010/05/kisah-esther-salah-satu-pasien-balai-pemulihan-gizi/</link>
		<comments>http://tangopeduligizi.com/2010/05/kisah-esther-salah-satu-pasien-balai-pemulihan-gizi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 May 2010 04:12:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chicha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Program & Journey]]></category>
		<category><![CDATA[The Journey]]></category>
		<category><![CDATA[anak indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Nias]]></category>
		<category><![CDATA[OBI]]></category>
		<category><![CDATA[Tango Peduli Gizi Anak Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Wafer Tango]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tangopeduligizi.com/?p=476</guid>
		<description><![CDATA[Di awal bulan April 2010, tim wafer Tango berkesempatan untuk mendatangi langsung lokasi Balai Pemulihan Gizi  (BPG) dan menemui anak-anak beneficiary Program Tango Peduli Gizi Anak Indonesia di pulau Nias. Untuk sampai ke pulau Nias, maka kita harus terbang dahulu dari Jakarta ke Medan dan kemudian melanjutkan penerbangan ke Gunung Sitoli-Nias dengan pesawat baling-baling. Maklum, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-477" title="Esther" src="http://tangopeduligizi.com/wp-content/fileuploads/Esther-232x300.jpg" alt="" width="162" height="210" />Di awal bulan April 2010, tim wafer Tango berkesempatan untuk mendatangi langsung lokasi <strong>Balai Pemulihan Gizi  (BPG)</strong> dan menemui anak-anak <em>beneficiary</em> <strong>Program Tango Peduli Gizi Anak Indonesia di pulau Nias</strong>. Untuk sampai ke pulau Nias, maka kita harus terbang dahulu dari Jakarta ke Medan dan kemudian melanjutkan penerbangan ke Gunung Sitoli-Nias dengan pesawat baling-baling. Maklum, yang bisa mendarat disana hanya pesawat jenis <em>Fokker</em>.</p>
<p><span id="more-476"></span><br />
Sesampainya disana, kita telah disambut oleh tim <strong>OBI</strong> (program partner Tango Peduli Gizi Anak Indonesia) dan langsung menuju Balai Pemulihan Gizi. Di BPG  kita langsung bertatap muka  dengan 12 pasien anak yang sedang dirawat. Mereka pada umumnya ditemani oleh ibu, nenek atau saudara perempuannya. Ada 1 pasien yang menarik perhatian khusus tim wafer Tango, namanya <strong>Esther Jernih W. Zega (7 thn)</strong>.</p>
<p>Ketika kita mendengar cerita mengenai Esther, rasanya airmata tak tertahan. Esther masuk BPG pertama kali dengan kondisi memprihatinkan. Di umurnya yang 7 tahun, berat badan Esther hanya 7,5 kg. Tubuhnya hanya tinggal tulang berbalut kulit sehingga untuk menggerakkan badan saja ia tak mampu. Karena tak bisa bergerak, maka sekujur tubuh belakang Esther menderita luka-luka. Ketika kita datang untuk melihat Esther, ia sudah 2 bulan berada di BPG. Dibawah perawatan intensif para dokter di BPG dan neneknya yang selalu setia menemani, kondisi Esther perlahan-lahan mulai membaik. Berat badan Esther telah naik 4 kg, luka di belakang bagian tubuhnya pun mulai sembuh. Mata anak kecil tersebut mulai menunjukkan binar-binar cahaya. Tak sabar rasanya menunggu Esther bisa bermain seperti anak kecil lainnya.</p>
<p>Mari dukung terus Program Tango Peduli Gizi Anak Indonesi. Dan mari kita terus  mendoakan agar tidak ada lagi anak Indonesia yang mengalami kekurangan gizi seperti Esther. Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tangopeduligizi.com/2010/05/kisah-esther-salah-satu-pasien-balai-pemulihan-gizi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

