Fokus pada pemberdayaan ekonomi, perbaikan sanitasi dan pendampingan guna bantu pertahankan status gizianak
JAKARTA, 22 Juli, 2011 – Sebagai wujud kepedulian dalam memperbaiki kondisi gizi anak Indonesia dan menciptakan masa depan yang lebih baik, Wafer Tango bekerjasama dengan Yayasan Obor Berkat Indonesia (OBI) kembali meluncurkan program Tango Peduli Gizi (TPG) Anak Indonesia 2011. Acara peluncuran ini diadakan berdekatan dengan peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2011. (more…)
Brian, salah satu anak yang dulu dirawat di Balai Pemulihan Gizi Tango dan kini sudah sembuh.
“Balai Pemulihan Gizi Tango terbuka bagi anak Nias yang menderita gizi buruk. Di bawah perawatan dokter anak berpengalaman, anak- anak akan dirawat dan diobati secara intensif dan semua biaya ditanggung oleh Tango. Namun ada satu syarat yang diajukan yaitu harus didampingi ibu atau seorang kerabat,” begitulah penjelasan yang selalu kami berikan mengenai prasyarat agar seorang anak dapat mendapatkan perawatan di Balai Pemulihan Gizi Tango. Syarat yang sederhana. Dan syarat itu pun dibuat agar kelak si pendamping dapat meneruskan cara merawat anak dengan baik. (more…)
Selfin Giaman Telaumbanua (14 bulan), anak pertama dari pasangan Aninano Telaumbanua (29) dan Rosmida Laila (28) ini merupakan salah seorang pasien gizi buruk, yang sampai sekarang masih menjalani perawatan di Balai Pemulihan Gizi (BPG) -Tango di Nias. “Sejak umur tiga bulan, anak saya sering demam bahkan pernah suatu saat sampai mengalami kejang-kejang. Selfin keadaannya sangat kurus dan pucat sekali. Mau dibawa kerumah sakit, tapi uang kami tidak punya karena penghasilan suami saya hanya 130 ribu per bulan dan hanya cukup buat makan sehari-hari. Untung saya dikenalkan dengan BPG OBI- Tango , yang akhirnya merawat anak saya dan semuanya gratis.” Kenang Rosmida. (more…)
Tanggal 18 – 21 Mei yang lalu, merupakan perjalanan yang tidak akan kami lupakan. Di tanggal tersebut, Tim Tango, duta Tango terpilih dan perwakilan media massaberkesempatan mengunjungi anak – anak beneficiary program Tango Peduli Gizi Anak Indonesia di Nias. Perjalanan ke Nias memakan waktu sekitar setengah hari karena tidak ada penerbangan langsung menuju pulau tersebut. Kami harus berangkat menuju Medan dahulu baru kemudian melanjutkan penerbangan dengan pesawat baling-baling menuju ibu kota Nias, yaitu: Gunung Sitoli. (more…)
Media Trip Program Tango Peduli Gizi anak Indonesia di Pulau Nias (18-21 Mei 2010), bersama Obor Berkat Indonesia sebagai pelaksana di lapangan dan beberapa rekan media yang turut serta bersama kami.
Beberapa hari sebelum berangkat, aku sempat berpikir “seperti apa ya pulau Nias itu?”
Kalian berhak untuk melihat langsung kegiatan Tango Peduli Gizi Anak Indonesia, yaitu: Balai Pemulihan Gizi dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Kabupaten Nias. Prepare yourself for an amazing journey!