Mungkin Anda masih ingat dengan lagu Cita-Citaku dari Kak Ria Enes dan boneka kecilnya yang bernama Susan. Lagu yang populer di tahun 90-an itu menceritakan tentang Susan yang punya cita-cita ingin menjadi dokter, insinyur bahkan presiden.
Semua anak berhak untuk menggantungkan cita-citanya setinggi langit. Cita-citalah yang menggerakkan anak-anak untuk semangat bersekolah dan belajar dengan giat. Begitu juga dengan anak-anak di pedalaman NTT. Walau keadaan mereka tidak seberuntung anak-anak di kota yang fasilitas pendidikannya lengkap, mereka tetap memiliki cita-cita dan semangat untuk meraihnya. Berikut adalah cerita mereka.
Cerita Perjalanan Wafer Tango dan rombongan tidak berhenti hanya sampai kisah mengharukan di Balai Pemulihan Gizi. Setelah cukup beristirahat, keeesokan harinya rombongan berkunjung ke salah satu desa penerima bantuan program Pemberian Makanan Tambahan. Desa tersebut terletak di kabupaten Nias Utara dengan jarak tempuh sekitar 2 jam dari Gunung Sitoli. Karena medan yang ditempuh cukup berat, maka rombongan menggunakan mobil strada 4 WD. (more…)
Media Trip Program Tango Peduli Gizi anak Indonesia di Pulau Nias (18-21 Mei 2010), bersama Obor Berkat Indonesia sebagai pelaksana di lapangan dan beberapa rekan media yang turut serta bersama kami.
Beberapa hari sebelum berangkat, aku sempat berpikir “seperti apa ya pulau Nias itu?”
Di awal bulan April 2010, tim wafer Tango berkesempatan untuk mendatangi langsung lokasi Balai Pemulihan Gizi (BPG) dan menemui anak-anak beneficiaryProgram Tango Peduli Gizi Anak Indonesia di pulau Nias. Untuk sampai ke pulau Nias, maka kita harus terbang dahulu dari Jakarta ke Medan dan kemudian melanjutkan penerbangan ke Gunung Sitoli-Nias dengan pesawat baling-baling. Maklum, yang bisa mendarat disana hanya pesawat jenis Fokker.
Ketika uluran tangan mampu merubah duka menjadi suka. …Ketika kaki kecil dapat melangkah riang mengikuti teman seumuran-nya……Ketika akhirnya senyum tersungging di wajahnya…ya, dia adalah Julianus Harefa (3thn), salah satu anak yang mengikuti program perbaikan gizi dari wafer Tango.
Julianus(5 tahun) adalah salah satu anak yang tinggal di Desa Sisarahili, Dusun 2, Kabupaten Nias. Di usianya yang masih sangat belia ini, Julianus seharusnya dapat menikmati masa kecilnya dengan tumbuh sebagai seorang anak yang lincah. Tetapi sayang, kondisinya tidak memungkinkan ia untuk bermain seperti anak-anak normal sebayanya. (more…)
Mari tunjukan kepedulian Anda kepada anak Indonesia dan Mari berbuat kebaikan untuk anak Indonesia yang lebih baik!
Feri Madao - Mudah2an kegitan seperti ini rutin dilakukan. Tidak hanya pas… galih - Tetap tersenyum yahhhhhh...!!!!… banyu - adeek-adek...semangat yah..semoga bisa segera bermain kaya anak-anak lainnya...aminnnnn… banyu - semoga kakak kaka semua diberkahi...amin GBU… Siska HonSus - lucuuunyaaa...…