Tango Wafer


Tango Peduli Gizi

Already a member?
Login
Login using Facebook:
Last visitors
Powered by Sociable!

obor berkat indonesia

Cita-Cita Mereka, Anak-Anak Pedalaman NTT

Program & Journey, The Journey

Mungkin Anda masih ingat dengan lagu Cita-Citaku dari Kak Ria Enes dan boneka kecilnya yang bernama Susan. Lagu yang populer di tahun 90-an itu menceritakan tentang Susan yang punya cita-cita ingin menjadi  dokter, insinyur bahkan presiden.

Semua anak berhak untuk menggantungkan cita-citanya setinggi langit. Cita-citalah yang menggerakkan anak-anak untuk semangat bersekolah dan belajar dengan giat. Begitu juga dengan anak-anak di pedalaman NTT. Walau keadaan mereka tidak seberuntung anak-anak di kota yang fasilitas pendidikannya lengkap, mereka tetap memiliki cita-cita dan semangat untuk meraihnya. Berikut adalah cerita mereka.

“Namaku Ignasius Pon. Teman-teman memanggilku Pon. Umurku 8 tahun. Pon ingin jadi guru SD”. Dalam bahasa NTT,  Pon mengatakan mengapa ia  ingin menjadi guru SD. Dan alasannya adalah “Diá tombo “, (Guru bagus saat berbicara) Pon ingin seperti itu.

Lusi ingin menjadi Perawat. Itu jawaban yang keluar dari mulut Lusiana Halima (9thn). Cita-cita ini terbersit ketika ia dirawat oleh salah satu dokter di Balai Pengobatan OBI di NTT. Ia sangat terkesan melihat cara dokter merawat dirinya dan terkagum-kagum ketika melihat steteskop serta peralatan kedokteran lainnya.

Lain lagi cerita yang keluar dari Yuliana Ulan Saman (8thn). Yuli ingin menjadi guru Bahasa Indonesia. Keinginan menjadi guru ini juga tumbuh karena melihat guru pelajaran Bahasa Indonesia. Kecintaannya terhadap si guru dan pelajaran Bahasa Indonesia membuat ia kelak ingin berprofesi sebagai guru juga.

Bahkan Monica Patrisia Jelita yang masih berumur 3,5 tahun pun telah memiliki cita-cita. Cita-citanya ingin menjadi seperti bidan Ruli. Siapakah gerangan bidan Ruli yang sangat dikagumi Monic? Ternyata bidan Ruli adalah salah satu bidan di Balai Pengobatan OBI di NTT. Pelayanan bidan Ruli menyentuh hati gadis kecil ini hingga iapun bercita-cita ingin seperti bidan kesayangannya itu.

Yang terakhir adalah cerita dari Yenita Lesing (6thn). Yenita juga ingin menjadi guru. Gurunya adalah idola dan juga teladan di kampungnya.

Demikianlah cerita anak-anak dari NTT dan cita-cita mereka. Semoga apa yang dicita-citakan akan tercapai. Percayalah bantuan kecil kita akan membuka jalan mereka meraih cita- cita. Mari dukung terus Tango Peduli Gizi Anak Indonesia.

  • Facebook
  • Twitter
  • StumbleUpon
  • Digg
  • Technorati Favorites
  • Google Bookmarks
  • Share/Bookmark

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

OR

login with facebook