Cerita Inspiratif dari Pemenang Duta Tango Go To Nias
Tango Highlight, Unique InfoHARI JADI BERSAMA MEREKA YANG TAK MAMPU
by Fahri Azhar
Saya adalah seorang mahasiswa, ini adalah kisah atau kejadian atau peristiwa yang benar-benar saya alami bersama pacar saya, saya dan pacar saya sudah lama sekali menjalin hubungan, nah…peristiwa ini tepat terjadi saat kita melaksanakan hari jadi kita.
Pada saat itu saya dan dia bingung mau dirayain kayak gimana lagi, karena kami sudah terlalu sering bahkan bisa dibilang sudah merayakan hari jadi kami dengan berbagai cara. Nah, pada akhirnya pacar saya bilang ke saya “by…gimana kalau kita rayain dengan makan-makan bersama di panti asuhan?” Saya pun kaget mendengar pacar saya bicara seperti itu, akhirnya saya tanya “kenapa kamu bisa berpikir kayak gitu yank?”, lalu pacar saya mnjawab “yah…itung2 beramal, sapa tau aja hubungan kita bisa tambah langgeng lagi”, mendengar jawaban pacar saya, akhirnya saya menyanggupinya.
Dan akhirnya kami merayakan hari jadi kami bersama anak-anak yatim di panti asuhan dekat dengan rumah pacar saya tadi. Betapa senangnya kami, selain bahagia karena telah ammpu melewati 4 tahun kebersamaan, kami juga bisa blajar berbagi bersama-sama anak-anak yang kurang mampu, selain itu tanpa kami sadari, kami juga telah membantu pemerintah untuk memperbaiki gizi anak-anak Indonesia, walaupun hanya sedikit saja.
MUNGKIN KECIL UNTUK KITA, TAPI TIDAK UNTUK MEREKA
by: Siska HonSus
Empat tahun yang lalu, saya dapat surprise ultah di panti asuhan.
Disana ada belasan anak-anak yang tidak seberuntung kita. Mereka dibesarkan oleh seorang ibu panti dan tidak dapat diadopsi oleh oranglain.
Saat itu saya dan teman2 memang berencana ke panti kecil itu. Kami membawa berbagai makanan untuk mereka. Mereka begitu antusias.. kami bermain, bercerita, dan berfoto bersama. Saat itulah teman-teman saya yang lain datang membawa cake. Saya ingat, kala itu saya memotong cake tersebut jadi 16 potong, pas dengan jumlah kami dan usia saya saya itu.
Seneng banget bisa berbagi dengan mereka. Mungkin yang saya bawa saat itu hanya makanan-makanan yang biasa yang bisa kita makan kapan pun kita mau. Tapi taukah kalian, bahwa mereka hanya dapat memakan makanan yang tersedia. Tidak ada request! Seperti yang sering kita lakukan pada mama kita.
Dari peristiwa itu saya belajar betapa beruntungnya kita yang masih memiliki orangtua yang tidak hanya memenuhi kebutuhan kita, tapi juga keinginan kita.
Jangan menunggu kaya, baru memberi. Ketika ada dua, bagilah satu. Karna kita sudah menjadi orang yang kaya hati ketika kita mau membagi sedikit dari yang kita miliki.
Tags: berbagi, cerita inspiratif, Duta Tango






















